Bab 101 Kamu semakin lama semakin keterlaluan yah

Catherine Jiang tidak tahu dirinya sudah tertidur berapa lama, saat sadar, diluar jendela terlihat sinar matahari, di dalam kamar pasien sama sekali tidak ada orang.

Dia dengan susah payah bangkit dari ranjang, barusan membuka pintu, dia sudah mendengar ada 2 orang perawat yang sedang bergosip.

"Aku rasa pria kaya ini benar-benar playboy, jelas-jelas barusan mengendong satu masuk ke rumah sakit, saat ini malah membawa wanita lain masuk ke kamar pasien lagi, tidak tahu mana pemilik aslinya." Salah satu perawat terlihat marah.

Satu lagi melambaikan tangan dengan nada yang tidak merasa aneh.

"Aduh, tentu saja nona Gu, Catherine Jiang adalah artis, terhadap orang dilingkup mereka, walaupun sangat terkenal, juga hanyalah seorang aktris, latar belakang keluarganya mana mungkin bisa dibandingkan dengan keluarga Gu? Mungkin hanya untuk dimainkan saja."

"Tapi aku merasa saat tuan Lu menggendongnya kemari, dia terlihat sangat khawatir..."

Catherine Jiang juga tidak berniat untuk mendengarkan lagi, langsung membuka pintu, "Ethan Lu ada dimana?"

Kedua perawat terlihat canggung, buru-buru menunjuk, "Di ruangan 203."

Setelah Catherine Jiang tanpa ekspresi berjalan ke sana, para perawat barusan buru-buru mengejarnya.

"Tunggu tunggu, nona Jiang, keadaan tubuhmu..."

Pintu ruangan 203 tidak tertutup, dari dalam terdengar suara tidak percaya Della Zhang, "Apa yang kamu katakan? Hamil?"

Langkah kaki Catherine Jiang berhenti, lalu mendengar suara senang Lydia Gu, "Aku hamil? Benarkah?"

Ethan Lu juga hanya berdiri diam di samping, tapi Lydia Gu terlihat jelas tidak peduli dengan calon suaminya itu, mengelus perutnya dengan senang, tapi setelah itu langsung terlihat sedih.

"Mortimer, kamu akan segera menjadi ayah..."

Catherine Jiang yang mendengar itu, hatinya terasa sakit, adik malangnya yang akhirnya baru sadar, bagaimana bisa mati begitu saja?

Ethan Lu menyadari wanita yang ada di depan pintu, melihat kakinya yang tidak memakai apapun menginjak lantai yang dingin, dia langsung menggerutkan dahi dan melangkah ke arah pintu.

"Kenapa tidak pakai sepatu?"

Saat seperti ini, apakah ini penting?

Catherine Jiang mendengus, tatapannya melihat ke arah Lydia Gu, "Apakah ini anak Mortimer?"

Lydia Gu masih belum sempat menjawab, Della Zhang langsung marah dan menjerit: "Apa maksud ucapanmu ini? Kalau bukan karena adikmu yang tidak tahu malu itu, apakah putriku akan menjadi seperti sekarang ini?"

Catherine Jiang mencipitkan mata, "Perhatikan ucapanmu, siapa yang tidak tahu malu masih belum pasti, dengan sikap putrimu ini, pasti dia yang duluan menggodanya, kalau tidak mana mungkin pergi ke sekolah adikku?"

"Kamu!"

"Cukup, kalian jangan bertengkar lagi!" Lydia Gu dengan sedih menutup telinganya, "Aku tidak mau dengar! Lagian aku dan Mortimer benar-benar saling mencintai, siapapun dari kalian tidak akan bisa memisahkan kami."

Setelah berkata, dia langsung memalingkan kepala ke arah Ethan Lu, "Kak Ethan, apakah kamu sudah menemukan Mortimer?"

Hati Catherine Jiang sedikit tergerak, walaupun dia tidak begitu menyukai Lydia Gu, tapi di dalam perut wanita ini sekarang adalah satu-satunya darah daging adiknya, tidak boleh membiarkannya mengetahui kenyataan ini dan tertekan, bagaimana kalau sampai anaknya juga terpengaruh...tidak peduli apapun yang terjadi, ini adalah penerus darah daging satu-satunya Mortimer di dunia ini.

"Masih dalam pencarian." Dia duluan menjawab.

Lydia Gu memegang perutnya yang rata, tatapannya penuh dengan rasa rindu, "Aku percaya, Mortimer pasti akan menyukai anak kami."

Mendengar itu Della Zhang langsung marah, "Anak ini tidak boleh dilahirkan!"

Setelah selesai berkata, dia langsung meminta maaf pada Ethan Lu: "Ethan, benar-benar maaf karena terjadi hal yang begitu konyol pada Lydia, tapi kamu tenang saja, kami pasti akan menyuruhnya mengugurkan anak ini, lalu..."

Catherine Jiang yang mendengar ini pun tersenyum dingin, menghentikan ucapannya, "Lalu bagaimana? Jangan-jangan kamu mengira direktur Lu akan bersedia menjadi penampung?"

Wajah Della Zhang langsung memucat, mengangkat tangan dan ingin menamparnya, namun langsung dicegat oleh Ethan Lu, lalu menghempaskan tangannya.

Memikirkan peringatan yang dikatakan Ethan Lu, wajah Della Zhang semakin muram, bibirnya tanpa sadar bergetar, "Ethan, sebenarnya...apa maksudmu?"

Dia tidak hanya sekali dua kali melindungi wanita ini.

Tatapan Ethan Lu terlihat dingin, "Aku malah ingin menanyakan apa maksud keluarga Gu."

Della Zhang langsung terdiam.

Putrinya tidak hanya hamil anak orang lain, dan juga menanyakan jejak pria lain di hadapannya, kalau sampai menyebar keluar ini benar-benar konyol.

"Aku tidak akan mengugurkan anak ini!" begitu mendengar ucapan ibunya, Lydia Gu pun dengan hati-hati melindungi perutnya, "Ini adalah anakku dan Mortimer, aku mana mungkin mengugurkannya."

"Lydia, apakah kamu tahu apa yang sedang kamu katakan?" Della Zhang menjeritinya, "Hamil sebelum menikah, kalau sampai tersebar keluar apakah kamu ingin mempermalukan keluarga Gu?"

Catherine Jiang barusan ingin mengatakan sesuatu, malah langsung digendong Ethan Lu.

"Apa yang kamu lakukan? Turunkan aku!"

Ethan Lu seperti tidak mendengarnya dan berkata: "Masalah keluarga Gu tidak perlu kamu yang mengkhawatirkannya."

Setelah selesai berkata, dia langsung membawa wanita itu kembali ke ruangannya.

Setelah dihalangi Ethan Lu, Catherine Jiang malah menjadi tenang, dia hanya duduk di ranjang dan menatapnya.

"Ethan Lu, sebenarnya tim investigasimu juga ada kemungkinan salah kan? Tidak mungkin setiap kali selalu benar kan, lagipula yang ditemukan hanya bangkai, masih belum menemukan Mortimer, jadi ada kemungkinan kalau dia masih hidup kan?"

Ethan Lu masih belum menjawabnya, Catherine sudah menundukkan kepala, air mata setetes demi setetes pun mengalir.

"Semua ini adalah kesalahanku, aku terus sibuk syuting, masih mengira dia bisa menenangkan dirinya sendiri, aku benar-benar bukanlah seorang kakak yang baik!"

Melihat wanita itu mengalirkan air mata, Ethan Lu tiba-tiba merasa kacau, dengan wajah dingin berkata: "Masalah sudah terjadi, merasa bersalah adalah hal yang paling tidak berguna."

Catherine Jiang langsung mengangkat kepala, dengan putus asa menatapnya, "Benar, direktur Lu selamanya selalu begitu tenang, lagian yang mengalami masalah bukan keluargamu, kamu tentu saja tidak peduli!"

Tatapan Ethan Lu begitu dingin, langsung mengenggap pergerlangan tangannya.

"Catherine Jiang, kamu semakin lama semakin keterlaluan yah."

Catherine Jiang semakin melawan, ingin terlepas dari genggamannya, "Dari awal aku bukanlah orang yang lembut! Kalau bukan demi uang, siapa yang bersedia menuruti perintahmu?"

Tatapan Ethan Lu terlihat marah, mengenggam tangan Catherine dengan semakin erat.

Pergelangan tangan Catherine Jiang terasa sakit, namun tetap melawannya: "Apakah direktur Lu masih tidak ingin pergi menemani calon istrimu? Kalau kamu tetap tinggal di sini akan menyebabkan banyak gosip, kalau sampai merusak harga dirimu aku tidak bertanggung jawab yah."

Karena kabar buruk dari adiknya, membuat Catherine Jiang sudah kehilangan akal sehatnya, saat ini dia bisa mengatakan kata kasar apapun.

Ethan Lu barusan ingin meledak, dokter sudah berjalan masuk, melihat mereka berdua yang terlihat romantis, dokter pun pura-pura batuk.

"Kalian..."

"Dokter, aku mau keluar rumah sakit." Catherine Jiang tanpa ragu berkata.

Ethan Lu malah menggerutkan dahi, "Tidak boleh."

Dokter juga serba salah dan berkata, "Nona Jiang, kamu memiliki gejala hipoglikemia, dan juga karena mentalmu tertekan menyebabkanmu pingsan, jadi aku tidak menyarankanmu keluar rumah sakit sekarang, lebih baik dirawat beberapa hari dulu."

"Tidak bisa, aku ingin pergi mencari adikku, dia tidak akan mati, tidak akan..." Catherine Jiang dengan keras kepala berdiri, barusan melangkahkan kaki, rasa pusing kembali menyerangnya, sepasang kaki melemah dan langsung terduduk kembali ke ranjang.

Ethan Lu menggerutkan dahi melihatnya, "Ingin membuktikan hidup atau matinya adikmu, pertama jaga kesehatanmu dulu."

Ucapan ini membuat Catherine Jiang menjadi tenang.

Benar juga, dia tidak boleh jatuh, kalau terjadi sesuatu padanya, bukankan tidak ada orang yang akan menolong Mortimer lagi? Dia pasti sedang berada di suatu tempat dan menunggunya mencarinya!

Berpikir seperti itu, Catherine Jiang pun berusaha untuk bangkit, berkata pada dokter: "Baik, aku akan beristirahat."

Setelah dokter pergi, CatherineJiang diam-diam melihat Ethan Lu, "Kenapa kamu memperlakukanku seperti itu? Sebenarnya aku memiliki dendam apa denganmu?"