Bab 12 Apakah Hubungan Kakak Dan Kakak Ipar Tidak Baik?

Mortimer Jiang berjalan lagi menuju ke dapur, melihat Catherine Jiang yang sedang sibuk, tidak tahan bertanya: "Kak, kapan kakak dan kakak ipar bertemu?"

"Mau apa kamu tanya pertanyaan ini? " Catherine Jiang bertanya, tidak menoleh, "2 tahun lalu saat sedang makan, lalu dikenalkan oleh teman."

"Lalu kalian sudah bersiap untuk menikah?"

Catherine Jiang nampak kaku, tidak menjawab.

Mortimer Jiang langsung berjalan menuju dapur, berdiri di sebelah Catherine Jiang berkata: "Aku lihat kakak ipar jarang tinggal disini, baju didalam lemari sangat sedikit, beri tahu aku kenyataan yang sebenarnya kak, apakah hidupmu tidak bahagia dengan kakak ipar?"

"Mana ada, kakak iparmu terlalu sibuk, dia bisa menghabiskan setengah tahun rapat diluar negeri." Catherine Jiang tidak menyangka ia akan bertanya begitu spesifik dan berdiri tampak gugup, "Jika kamu tidak percaya tunggu dia sampai lalu kamu tanya."

"Iyakah? " Mortimer Jiang setengah percaya dan tidak percaya.

"Benar, lagipula jika hubungan kami tidak baik, bagaimana kami bisa memiliki anak!" Catherine Jiang nampak takut, lalu mengusirnya keluar, "Kamu pergi menonton TV saja, didapur banyak asap."

Mortimer Jiang menutup mulutnya, lalu pergi ke ruang tamu untuk duduk, bokongnya baru saja menyentuh sofa, bel pintu berbunyi.

"Mortimer, coba lihat apakah kakak iparmu sudah datang?"

Mortimer Jiang membenarkan dasinya, lalu pergi membuka pintu.

Setelah pintu dibuka, diluar berdiri seorang pria yang memakai kacamata berbingkai emas, memakai jas berwarna hitam, memberikan perasaan yang serius, dia tidak tinggi, Mortimer Jiang melihat kebawah.

Mortimer Jiang dengan jeli memperhatikan pria muda ini, ia merasa orang ini seperti sekretaris atau sebagainya.

Ini bukan kakak iparnyakan?

Mortimer Jiang berpikir, sedang berpikir bagaimana membuka mulutnya, Asisten Qin berdiri dipintu terpana melihat dia, kemudian dengan dingin berkata: "Maaf, anda siapa ya? Nona Catherine Jiang dimana?"

"Kakakku sedang masak." Mortimer Jiang berkata, diduga orang ini seharusnya adalah asisten kakak iparnya.

Mendengar suara Catherine Jiang mengelap tangannya, setelah keluar melihat Asisten Qin, dia tersenyum dan berkata: "Asisten Qin, ini adalah adikku Mortimer Jiang, Tuan Lu berkata malam ini ia ada waktu kosong, jadi aku mengajaknya untuk makan bersama."

"Presiden Lu malam ini tidak bisa datang."Asisten Qin mendorong kacamatanya, ketika Catherine Jiang masih melamun, mengucapkan dengan nada formula, "Saya datang untuk menjemput nona Catherine Jiang pergi ke Kota N. "

"Sekarang? C atherine Jiang tidak mengerti, tidak ada yang pergi ke pemeriksaan fisik pada malam hari.

Asisten Qin mengangguk.

Catherine Jiang tahu Ethan Lu malam ini tidak akan datang, dan dengan karakter pria, jika dia tidak pergi, dia pasti tidak akan senang.

Lebih baik bicara dengan Mortimer Jiang: "Aku pergi ke tempat kakak iparmu, setelah kamu makan, lalu kamu pulang duluan ya."

"Ada apa? Bukankah kakak ipar bilang ia akan datang?" Mortimer Jiang tidak senang, "Jika tidak datang yasudah, tapi mengapa kakak harus pergi juga?"

Catherine Jiang merapikan bajunya, tertawa berkata: "Kakak iparmu tahu kesehatanku tidak baik, beruntungnya salah satu teman dokternya datang, meminta temannya untuk memeriksaku. Kamu tenang, aku lusa sudah kembali."

Mortimer Jiang hanya bisa mengalah, membiarkan Catherine Jiang dan Asisten Qin pergi.

Dari situ ke Kota N tidak jauh, mengendarai mobil hanya sekitar 50 menit, Catherine Jiang pergi dan sampai di rumah sakit dengan bantuan Asisten Qin.

Dari kejauhan, dia melihat Ethan Lu yang sedang berdiri di koridor, seberangnya berdiri seorang dokter.

Catherine Jiang mendengar apa yang dibicarakan oleh dokter pria itu dan Ethan Lu bahwa tak bisa tertahankan lagi, akan sulit jika ingin dioperasi nanti, namun wajah Ethan Lu nampak suram, membuatnya terheran-heran.

Apa yang sudah tidak bisa tertahankan lagi?

Ethan Lu sadar atas kehadirannya Catherine Jiang, berbalik dan melihatnya, seperti menghela napas, raut wajah juga tidak banyak membaik.

"Sudah datang?"

Catherine Jiang menggangguk, "Mau periksa sekarang?"

"Iya, ini adalah temanku, Dokter Zhao." Ethan Lu memperkenalkan dokter pria itu pada Catherine Jiang.

"Halo." Catherine Jiang dan Dokter Zhao bersalaman, mata Dokter Zhao yang lurus membuat hatinya tidak nyaman, merasa seperti ia bukan untuk memeriksanya, namun tampak seperti melihat suatu barang.

"Ayo pergi dengan dokternya." Ethan Lu menepuk-nepuk bahunya, dengan suara rendah, "Aku tunggu."

"Ok. "

Catherine Jiang mengikuti dokter untuk diperiksa.

Namun yang membuatnya bingung, ini tidak seperti pemeriksaan kesehatan biasanya, ia hanya diperiksa darah dan ginjalnya saja, Dokter Zhao melihat daftarnya, ada senyum yang lega diwajahnya.

Kenapa?

Dia sedikit bingung, lebih baik memakai bajunya dan pergi, saat berjalan melewati kantor, mendengarkan pembicaraan suster.

"Saya tidak menduga bahwa Tuan Lu benar-benar menemukan RH, jenis darah yang langka, dan bahwa pertandingan antara sumber ginjal lawan dan nona Gu setinggi 90%. Bukankah itu sangat beruntung?"

"Itu benar! Tapi saya berpikir bahwa wanita itu memiliki hubungan yang erat dengan Tuan Lu, Tuan Lu yang bersedia membiarkan dia menderita?"

"Orang wanita seperti itu pasti simpanan! Siapa pun tahu Nona Gu adalah harta karun Tuan Lu, kamu lihat saat Nona Gu menangis hatinya begitu sakit, saat tahu Nona Gu diluar negeri sakit, langsung membawanya kembali untuk pengobatan, mencari sumber ginjal dimana-mana, dapat terlihat betapa dirinya menyukai Nona Gu. "

"Ah, sangat iri dengan Nona Gu, bisa punya calon suami seperti Tuan Lu."

"......"

Catherine Jiang berdiri mendengarkannya, mengingat ekspresi sang dokter, perkataan Ethan Lu, dia langsung mengerti, dia seperti jatuh ke dalam lubang es, sangat dingin.